Deprecated: Function get_magic_quotes_gpc() is deprecated in /home/ghobroco/public_html/textpattern/lib/constants.php on line 136
Ghobro - Bahasa Budak kampung dari Peranap Indragiri Riau Sumatera tag:ghobro.com,2005:1773e74dd1afc6a6e229f34d28456875/bahasa Textpattern 2019-09-21T16:21:24Z Indra Hasbi ghobro@gmail.com http://ghobro.com/ Indra Hasbi 2020-01-25T17:49:08Z 2020-01-25T17:49:08Z Asal Bangsa Indonesia tag:ghobro.com,2020-01-26:1773e74dd1afc6a6e229f34d28456875/984572158a7c06104f672fc7df66fc86 Salah satu persoalan dalam jati diri bangsa Indonesia adalah kepastian asal usul bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia di belahan barat memiliki kesamaan fisik dengan bangsa Austro-Asiatik tetapi menggunakan bahasa Austronesia.

Awalnya, bangsa Indonesia dipercaya berasal dari India sehingga istilah Indonesia yang bermakna Kepulauan India sangat tepat. Tetapi, simpulan temuan arkeologi pada permulaan abad 20 menyebabkan perubahan pemahaman. Nenek moyang Indonesia diyakini berasal dari Yunan Selatan. Pada akhir abad 20, meningkatnya riset tentang Proto Austronesia menyimpulkan bahwa leluhur Indonesia datang dari Taiwan. Sementara, rilis genetika pada awal abad 21 yang dipelopori oleh Openheimer mendukung teori Out of Sunda, artinya bangsa Indonesia berasal dari Indonesia sendiri.

Assam India

Berdasarkan kesamaan budaya antara orang Sumatera, Kalimantan dan Assam seperti adat memotong kepala dan menato kulit pada orang Naga dan orang Dayak, JR Logan, 1848, berpendapat bangsa Indonesia berasal dari Assam, India.

Indo Cina

Berdasarkan dugaan bahwa kesamaan bahasa Melayu dan bahasa Polinesia disebabkan bangsa Kaukasus, A.H.Keane,1880, berpendapat bangsa Indonesia berasal dari Indo Cina. Menurutnya, Indo Cina dulu dihuni 2 bangsa, yakni bangsa Mongol yang berkulit kuning berbahasa ekasuku (monosilabel) dan bangsa Kaukasus yang berkulit putih berbahasa duasuku(disilabel).

Bangsa Mongol mendiami Birma,Khasi,Shan,Siam, Laos dan Annam. Bangsa Kaukasus mendiami Kampuchea,Campa,Kui,Mois dan Penong.Semenanjung Malaka dan Kepulauan awalnya didiami bangsa berkulit hitam, Negrito di Barat dan Papua di Timur. Bangsa Kaukasus menduduki daerah barat menurunkan Nias,Tapanuli,Aceh,Lampung,Pasemah,Kalimantan Tengah,Sulawesi dan Poru, sementara di Timur bercampur dengan bangsa Papua menjadi Polinesia di antaranya Samoa,Tahiti,Maori, Hawaii, Tonga dan Marquesa. Bangsa Mongol kemudian turun ke selatan bercampur dengan bangsa Kaukasus menurunkan bangsa Melayu, sementara ke timur bercampur dengan bangsa Polinesia menjadi Alifuru menurunkan Seram,Timor,Jailolo,Misol, kepulauan sebelah barat Irian, Melanesia,Hibrida,Baru,Solomon, Fiji dan Kaledonia.

Pantai Timur Indo Cina

Berdasarkan perbandingan kosa kata mengenai tumbuhan dan binatang dari 100 bahasa yang tersebar dari Malagasi hingga tepi barat Amerika, dari Formosa hingga Selandia Baru, Kern, 1889, menyimpulkan negeri asal bangsa Melayu Polinesia adalah pantai timur Indo Cina, paling utara di sebelah selatan Cina atau sekitar garis balik utara serta di sebelah selatan tidak lebih jauh dari pulau Jawa.

Tumbuh-tumbuhan yang namanya sama semuanya berasal dari daerah tropis, di antaranya tebu, nyiur, bambu, buluh, padi, ketimun, pandan, ubi,
jelatang, talas, dan tuba
. Karenanya, negeri asal bangsa Melayu Polinesia berada di antara garis balik atau setidak-tidaknya sedikit di luar garis tersebut.

Nama-nama binatang yang atau mirip adalah binatang laut dan binatang di sekitar pantai yakni hiu, gurita, udang, ikan pari, dan penyu, nyamuk,
lalat, kutu, telur kutu, laba-laba, tikus, anjing, babi, bangau, buaya, dan tuna.
Karenanya negeri asal bangsa Melayu Polinesia harus berbatasan dengan laut.

Kata-kata lain yang banyak bersamaan adalah kata-kata yang menunjukkan bangsa pelaut, di antaranya : besi, wangkang (kapal, banawa, banama, atau benow), dan layar, kayuh, dayang

Melanesia dan Irian Timur


Berdasarkan hasil leksikostatistik, Dyen, 1956, menyimpulkan negeri asal bahasa Melayu Polinesia adalah Melanesia dan Irian Timur. Dua daerah yang berpeluang adalah New Hibrida dan New Britain. Perhitungan leksikostatistik Dyen menyimpulkan 4 wilayah bahasa Melayu Polinesia yakni :
  • Barat meliputi Indonesia,Sarawak, Asia Tenggara Daratan dan Madagaskar

  • Barat Laut meliputi Taiwan, Filipina,Kalimantan Utara dan Brunei.

  • Utara dan Timur meliputi Polinesia dan Mikronesia

  • Tengah meliputi Irian Timur dan Melanesia


Dari wilayah tengah, terjadi migrasi ke barat. Arus pertama dari Indonesia bagian timur hingga ke Flores. Arus kedua dari Palau dan Guam ke Sulawesi Utara. Dari Filipina ke Kalimantan Utara, menurunkan bahasa Dusun dan Murut. Arus ketiga ke Formosa. Bahasa di Indonesia Barat adalah migrasi lanjutan dari Kalimantan. Migrasi ke Campa adalah dari salah satu bahasa di Indonesia Barat. Sub kerabat Dayak adalah migrasi kembali dari Jawa atau Sumatera ke Kalimantan.

Asli Kepulauan dipengaruhi Tai dan Munda

Berdasarkan perbandingan kata bilangan, kata ganti diri, kata ganti penunjuk, kata ganti refleksif, kata tanya,kata kerja, perbendaharaan kata, kata benda, bentuk ulangan, dan struktur kalimat, Slamet Mulyana, 1964, menyimpulkan bahasa Austronesia telah ada di kepulauan tetapi dipengaruhi oleh Tai dan Munda.

Sekitar tahun 2000 SM, Suku Tai diserbu oleh suku Han yang dibantu suku Wu.Suku Tai terpencar tiga, yang tunduk pada suku Wu, lari ke pegunungan dan lari ke selatan. Yang lari ke selatan mendesak Mon Khmer dan Melayu Kontinental. Bahasa suku Tai kemudian mempengaruhi bahasa Austronesia khususnya bahasa Batak. Bahasa Batak yang terpengaruh bahasa Tai kemudian mempengaruhi bahasa lainnya sampai Polinesia dan Malagasi.

Sekitar tahun 1500 SM, Bangsa Munda yang diserbu Arya menyingkir ke selatan dan Timur menuju Assam, Asia Selatan dan Asia Tenggara. Di sinilah, bahasa Austronesia terpengaruh dari segi kosa kata.

Sumber

Agung Pramujiono.(25 Desember 2019). Berbagai Pandangan Asal Bangsa dan Bahasa Indonesia : Dari Kajian Linguistik Historis Komparatif Sampai Arkeolinguistik dan Paleolinguistik.Universitas PGRI Adibuana Surabaya.
Afiqah Hasbi.(25 Desember 2019). Jembatan Dumai Melaka.Siguntang
Azzam Hasbi.(19 September 2019). Hubungan bahasa Melayu, Siam dan Taiwan.Siguntang]]>
Indra Hasbi 2016-03-14T14:23:02Z 2016-03-14T15:37:21Z 5 (Lima) Kategori Bahasa Melayu tag:ghobro.com,2016-03-14:1773e74dd1afc6a6e229f34d28456875/3818fbf4bc0f9bd421be1ed2c9ddc83a Bahasa Melayu merupakan bahasa yang penyebarannya sangat luas ketika transportasi dan komunikasi masih sulit. Secara geografis penuturnya terpisah oleh sungai, selat dan laut yang tidak mungkin dilayari dengan murah dan mudah. Secara historis mereka dikungkung oleh kesatuan-kesatuan politik yang berbeda kepentingan yang sering berlawanan. Dengan keadaan demikian bahasa Melayu berkembang menjadi bahasa yang banyak ragam.

Beragam dialek tersebut dapat dikelompokkan dalam 5 kategori:

  1. Bahasa Melayu Andaleh
  2. Bahasa Melayu Tigebuane
  3. Bahasa Melayu Tanjungpura’
  4. Bahasa Melayu Perco
  5. Bahasa Melayu Kebandaran Timur

]]>