Viral Marketing
Viral marketing dikenal juga dengan istilah viral advertising atau marketing buzz. Viral marketing sering disebut iklan dari mulut ke mulut. Hal ini karena viral marketing memanfaatkan hubungan sosial dan bisnis yang ada untuk mengembangkan usaha. Idenya seperti virus. Berita tentang bisnis anda terus menyebar ke dalam jaringan sosial dan bisnis anggota jaringan sosial dan bisnis kita.
Istilah viral marketing dikaitkan kepada alumni Harvard Business School, Tim Draper. Istilah ini diperkenalkan oleh Profesor Jeffrey F. Rayport dalam sebuah artikel Fast Company berjudul "Virus of marketing". Pada tahun 1997, Tim Draper dan Steve Jurvetson dari perusahaan modal ventura Draper Fisher Jurvetson menggambarkan praktek pemasaran email Hotmail yang menambahkan iklan pada setiap email yang dikeluarkan pengguna.
Profesor Andreas Kaplan dan Michael Haenlein menyebutkan tiga kriteria dasar yang harus dipenuhi agar fungsi pemasaran viral tercapai yakni:
- Utusan yang tepat yakni para pakar pasar, jembatan sosial dan masyarakat penjual. Para pakar pasar merupakan orang pertama yang menerima pesan yang menyampaikan ke jembatan sosial yakni orang-orang yang memiliki koneksi sosial sangat besar. Masyarakat penjual memperkuat pesan menjadi lebih relevan dan persuasif dan mengirimkannya ke jaringan sosial untuk distribusi lebih lanjut.
- Pesan yang tepat yakni pesan yang mudah diingat dan menarik.
- Lingkungan yang tepat. Waktu dan konteks peluncuran kampanye harus tepat.
Ada enam aturan untuk sukses di jalur pemasaran viral:
- Bersembunyi adalah esensi untuk memasuki pasar. Pepsi Cola menawarkan anak-anak untuk mengirimkan 10 bukti pembelian dan $35 untuk mendapatkan pager Motorola. Dan Pepsi Cola mempunyai hak untuk mengirimkan pesan terkait secara mingguan kepada anak-anak.
- Pemesanan gratis, pembayaran kemudian.
- Biarkan perilaku masyarakat sasaran yang membawa pesan.
- Terlihat seperti tuan rumah, bukan virus. Setiap kali orang menggunakan frasa "Just Do It" tanpa sadar mereka mendukung produk-produk Nike.
- Mengeksploitasi kekuatan ikatan yang lemah. Individu dengan banyak koneksi sosial biasa memilik pengaruh yang lebih kuat daripada individu dengan sedikit koneksi sosial yang kuat.
- Investasi untuk mencapai titik kritis. Ide pemasaran viral seperti metafora, tidak menyenangkan pada awalnya, memakan waktu beberapa tahun untuk memenangkannya.
Penerapan viral marketing di Internet
Orang yang pertama menulis tentang viral marketing di internet adalah kritikus media Douglas Rushkoff. Viral marketing banyak dimanfaatkan melalui penyebaran ebook gratis yang menyisipkan link bisnis di dalamnya.
22.07.2011. 16:59






