Ghobro » info

Dimuat
Komentar Tak-satupun

Lama sekali, kita mengenal hanya ada dua leluhur orang Indonesia, yakni Proto-Melayu dan Deutro-Melayu. Proto-Melayu dianggap merupakan leluhur dari orang-orang yang dikategorikan suku terasing.

Namun kebenaran tentang dua leluhur tersebut diragukan secara kasat mata, karena dalam kenyataannya, suku terasing memiliki kemiripan etnis yang kentara dengan suku non terasing di sekitarnya. Sebaliknya, justru di dalam internal etnis masing-masing tersebut terdapat variasi fisik yang sangat tajam.

Leluhur Indonesia Beragam

Penelitian genetika kemudian memberikan jawaban atas keberagaman bentuk fisik orang Indonesia. Orang Indonesia ternyata berasal dari beragam leluhur baik secara matrilineal maupun patrilineal. Dari sisi matrilneal, orang Indonesia mengandung warisan darah ibu keseluruhan non-Afrika, yakni M, N dan R haplogroup, sementara dari sisi ayah, mewarisi cabang-cabang utama non-Afrika, yakni C1b2 (Melanesia), C1b1 (Coastal Barat India), F* (Proto Wedoid), DE (Proto Kushitik/Japanik), K2c (Proto Bali) dan K2d (Proto Jawa), P (Proto Minang/Toba/Aeta), S (Sahul Pesisir), M (Sahul/Autralia Dalam), Q (Indian America, Asia Tengah), R1 (IndoEropa), R2 (Dravidian), O1 (Austro Asiatik/Austronesia) dan O2 (Sinitic).

Ragam Leluhur Menurut Orang Besemah

Keberagaman etnik tersebut ternyata telah ada dan didokumentasikan oleh orang-orang tua, di antaranya orang Besemah. Menurut cerita orang-orang tua Besemah, bergelombang dan berturut-turut suku bangsa, yang secara fisik sebagai berikut :
  • Berperawakan sedang, kulit sawo matang, rambut hitam dan tidak terlalu lincah : Jeme Dempu, memotong, memasak dan berburu dengan batu
  • Berbadan tinggi, bermata sipit, berambut lurus : Jeme Kamkam, pencari ikan di sungai
  • Berbadan tinggi besar, hidung mancung dan berkulit putih kemerahan, rambut dan mata hitam (berkemungkinan Haplogroup K2) yakni Jeme Nik dan Jeme Nuk pemakan daging dan ikan dengan dibakar
  • Berbadan pendek kecil, agak bungkuk, tetapi lincah, berkulit carut (berkemungkinan Haplogroup DE, K1 atau CF/BT) : yakni Jeme Ducung : pemakan ikan dan dedaunan
  • Berbadan tinggi besar, kekar, berkulit merah keputihan (berkemungkinan Haplogroup GHIJK) : yakni Jeme Aking
  • Berperawakan serupa Jeme Dempu, yakni orang Melayu sekarang Jeme Rebakau, Jeme Sebakas, Jeme Rejang dan Jeme Berige, pencari ikan, pemakan buah dan sayur

Penulis
Kategori Sejarah

Dimuat
Komentar Tak-satupun

Open Live Writer merupakan platform desktop client blogging software yang dapat menangani wordpress, blogspot dan aneka platform blog lainnya.

Bagaimana dengan Ubuntu?

Ada beberapa opsi di Ubuntu, yakni :
  • Drivel
  • QTM
  • Blogilo
  • Gnome Blog
Bagaimana perbandingan keempat software tersebut?

Blogilo

Blogilo merupakan client desktop yang masih tersedia di repository Ubuntu.

Kelebihan

  • Dapat mengupdate posting
  • Mudah instalasi
  • Menyediakan HTML, Composer dan Preview

Kelemahan

  • Komposer tidak dapat digunakan

Gnome Blog

Sebagaimana Blogilo, Gnome blog masih tersedia di repository.

Kelebihan

Pengetikan new entry masih berjalan

Kelemahan

  • Tidak bisa update postingan
  • Tidak tersedia komposer dan preview

QTM

Sebagaimana Blogilo dan Gnome blog QTM masih tersedia di repository.

Kelebihan

Pengetikan new entry masih berjalan

Kelemahan

  • Tidak bisa update postingan
  • Tidak tersedia komposer dan preview
  • Tidak bisa membuat kategori baru

Drivel

Drivel sudah tidak tersedia di repository, sehingga mesti didownload dan dipasang manual

Kelebihan

  • Pengetikan new entry masih berjalan
  • Bisa mengupdate postingan

Kelemahan

  • Meminta library yang sudah kadaluarsa
  • Tidak tersedia komposer dan preview
  • Tidak bisa membuat kategori baru

Penulis
Kategori Linux

Dimuat
Komentar Tak-satupun

Penguasaan Kesultanan Tidore ke Papua tercatat pada tahun 1453 bahwa Sultan Tidore ke-10, Ibnu Mansur bersama Sangaji Patani Sahmardan dan Kapitan Waigeo Kapitan Gurabesi melakukan ekspedisi ke daratan tanah besar melewati Patani, Gebe dan Waigeo.

Selengkapnya...

Penulis
Kategori Sejarah

Dimuat
Komentar Tak-satupun

Terbentuknya Negara Islam Madinah didahului dengan Baitul Aqabah II. Pada waktu Rasulullah SAW beserta pamannya Abbas bin Abdul Muthalib, yang belum memeluk agama Islam tetapi suka menghadiri urusan ponakannya, bertemu dengan Orang Madinah yang menunggunya. Dalam pertemuan tersebut, Abu Al Haitam bin at-Tayyihan mengemukakan bahwa dia telah memutuskan hubungan dengan kaum Yahudi dan bertanya jika mereka melakukannya kemudian Nabi Muhammad SAW dimenangkan oleh Allah SWT, Nabi Muhammad SAW akan kembali ke kaumnya.

Selengkapnya...

Penulis
Kategori Sejarah Islam, Sejarah

←LamaBaru →