Ghobro » info

In Memoriam Prof. Dr.Suhardi

Dimuat
Komentar Tak-satupun

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Indonesia kehilangan salah satu putera terbaiknya. Profesor tello dari Universitas Gajah Mada (UGM) yang rajin mempromosikan bahan pangan lokal  yang dipercaya sebagai Ketua Umum Partai Gerindra, Prof. Dr. Ir. Suhardi,S.S.,M.Sc. tinggal nama.   Pola hidup sehat tidak merokok, rajin olah raga dan diet menyebabkan Suhardi jarang sakit. 27 tahun tidak pernah ke rumah sakit kata Fadli Zon. Namun Kanker tenggorokan yang menyebar hingga paru-paru menyebabkannya harus dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta Selatan dan meninggal dunia Kamis 28 Agustus 2014.

Kenangan dari Suhardi

Tidak hanya Prabowo yang menangisi Suhardi yang menurutnya pemimpin yang bersih dan jujur. Tetapi banyak tokoh yang terkenang.

Rachel Maryam, artis yang menjadi anggota DPR dari Partai Gerindra kehilangan sosok yang bagai ayah sendiri. Kini tidak ada lagi tokoh yang menurut Guruh Soekarno Putra berpantang makan gandum dan olahannya, roti dan mie. Kini tidak ada lagi profesor sederhana yang masih menggunakan kloset jongkok, yang menyebabkan Prabowo yang pernah menolaknya malah melamarnya untuk memimpin Gerindra karena yakin tokoh yang sederhana ini tidak akan korupsi.

Kita kehilangan pemikir, orang hebat dan pengembang makanan lokal. Makanan ubi, telo dan kentang, kata Pramono, politisi PDIP. Suhardi adalah pernah bersama-sama Megawati, Ketua Umum PDIP saat penghijauan di Gunung Kidul dan memiliki kedekatan mengenai bambu. Suhardi pernah menjadi asisten dosen Jokowi, presiden usungan PDIP saat kuliah di UGM.

Suhardi adalah orang  yang berpolitik dengan hati nurani dan memberikan pemikiran untuk pembangunan politik Indonesia, kata Nurhayati Ali Assegaf, Wakil Ketua Umum Demokrat. Suhardi adalah orang yang paham betul permasalahan rakyat Indonesia dan sangat baik dan konsisten membela rakyat, kata Wiranto, Hanura.  “Beliau orang yang baik banget. Saya pikir beliau salah satu orang Gerindra yang paling mendukung saya," ungkap Ahok (Basuki Cahaya Purnama) di Balai Kota Jakarta.

Beliau itu bersahaja dan sederhana, tidak suka pakai penyejuk ruangan (AC) dalam hidupnya," kata Pratikno, Rektor UGM kepada wartawan di Balai Room UGM Yogyakarta. Demikian juga kata Ketua DPR Marzuki Alie, Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat. 

Riwayat Hidup Suhardi

13 Agustus 1952. Suhardi lahir di Klaten dari pasangan petani dan pedagang buta huruf. Kemiskinan tidak menyurutkan semangat keluarga ini, 4 bersaudara lulus sarjana dengan biaya pendidikan sendiri. Kesederhanaan tidak mematahkan iman, semenjak SD Suhardi terbiasa puasa Senin – Kamis.

1957-1964. SR Negeri Mandong, Trucuk, Klaten

1964-1967.SMP Negeri awas Klaten

1965. Bersama Wagiyanto, selamat dari percobaan pembunuhan aktivis PKI saat mengantar surat ke aktivis PNI yang bersembunyi di desa tetangga.

1967-1968. STM Geologi Pertambangan Klaten

1968-1970. STM Pertanian Delanggu Klaten

1971-1977. Fakultas Kehutanan UGM

1975-1977. Asisten Silvikultur dan Fisiologi Pohon

1982-1984. Master Program, College of Forestry, UPLB

1984-1987. Ph D Program, College of Forestry, UPLB

1988. Menikah dengan Dr.Ir.Lestari Rahayu Waluyati,MP dosen Fakultas Pertanian UGM yang mendapatkan gelar master dan doktor dari Universitas Los Banos Filipina.

1996-1998. Dosen Mata kulah Fisiologi Pohon

1991-1996. Sekretaris Jurusan Budidaya Hutan

1996-1998. Ketua Jurusan Budidaya Hutan Fakultas Kehutanan UGM

1998-2000. Pembantu Dekan I, Fakultas Kehutanan UGM

2000-2001.Dekan Fakultas Kehutanan UGM. (dekan termuda)

2000-2001. Consortium Coordinator SEARCA UGM.

2000-2010. Konsultan penghijauan Bupati Kebumen Rustriningsih.

2001. Direktur Jenderal Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial Departemen Kehutanan dan Perekebunan. (Dirjen termuda)

2002-2010. Suhardi menjadi anggota Pokja Ahli Dewan Ketahanan Pangan Nasional Departemen Pertanian.

2002-2010. Suhardi menjadi anggota Pokja Ahli Dewan Ketahanan Pangan DIY.

2002-2003. Wakil Ketua Umum Partai Kemakmuran Tani dan Nelayan.

2003. Menjadi Ketua DPD HKTI Yogyakarta.

2004. Ketua PERBINDO (Perhimpunan Bambu Indonesia) Dareah Istimewa Yogyakarta

2005. Majelis Pakar Dewan Pemberdayaan Pemuda Wira Usaha di bawah Menpora bersama Sultan HB X, Rektor UGM, Prof. Kamiso dan Prof. Alwi Dahlan

2006. Ketua INAFE (Indonesian Agroforestry Education) dan anggota Board SEANAFE (South East Asia Network Agroforestry)

2006. Ketua Persaki Yogyakarta

2006. Suhardi menemui Prabowo Subianto, yang kala itu anggota Dewan Penasihat Partai Golkar, menawarkan konsep anggaran dasar, penganggaran partai dan lambang partai dengan nama Partai Indonesia Raya. Prabowo menolak karena mengira hanya berfokus pada sektor pertanian dan tidak nasionalis.

Akhir 2007. Prabowo mendekati Suhardi dan memintanya menjadi Ketua Umum Gerindra, meminjamkan 1 unit mobil Mitsubishi Pajero, 1 orang sopir dan 1 orang ajudan dan memberikan 1 unit rumah di Jakarta untuk memudahkan pengurusan partai.

Februari 2008 - 2014. Ketua Umum Partai Gerindra.

Jumat, 29 Agustus 2014. Prabowo Subianto melepas jenazah Suhardi untuk dimakamkan di Yogyakarta.

"Atas nama Partai Gerindra saya melepas jenazah Almarhum Prof Suhardi. selamat jalan sahabatku, selamat jalan Suhardi. Kau pejuang sejati, Kau pemimpin bersih. Kami hormat sama Engkau dan kami akan meneruskan tradisi dan cita-citamu," kata Prabowo sambil tersedu di Kantor DPP Gerindra, Jalan Harsono RM, Pasar Minggu, Jakarta Selatan

"Selamat jalan dan semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Besar, menerimamu dengan sebaik-baiknya. Terima kasih, selesai," tuntasnya.
Tampak hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PAN Hatta Rajasa. Hatta datang tak lama setelah Prabowo Subianto. Pria berambut putih itu juga sempat menyalati Suhardi.

Puluhan pria berbadan tegap dan berambut cepak berbaris di sekitar Gedung DPP Partai Gerindra, Jalan Harsono RM, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (29/8/2014) pagi.  Di depan mereka berdiri seorang komandan. Mereka tampak gagah mengenakan baret merah dan pakaian dinas lapangan. Pria-pria tersebut disebut Tentara Gerindra. Tak hanya berbaris, mereka juga sesekali menabuh drum dan meniupkan terompet. "Bagi yang sudah latihan harus lebih siap, yang belum latihan melihat temannya," kata komandan Tentara Gerindra.

Seorang juru foto Gerindra mengatakan, Tentara Gerindra harus siap kapan pun. Pagi ini, saat kebanyakan orang masih terlelap mereka sudah berdiri tegak. Tentara Gerindra disiapkan untuk melepas jenazah Ketua Umum Suhardi. Sementara, ratusan kader dan simpatisan Partai Gerindra tampak terjaga menunggu momen pelepasan jenazah sang Ketua Umum yang akan dipimpin langsung Ketua Dewan Pembina Prabowo Subianto sekira pukul 08.00 WIB. Jenazah Suhardi akan diterbangkan ke Yogyakarta untuk dimakamkan di Pemakaman Gajah Mada. Sebelumnya, jenazah Suhardi akan diserahkan ke pihak rektor Universitas Gajah Mada.

Jumat (29/8/2014) pukul 13.30 WIB. Jenazah Suhardi tiba di rumah duka Kampung Kayen, RT 01, Condongcatur, Depok, Sleman, DIY. Purnomo, Bupati Sleman memimpin Shalat Jenazah.

Usai salat, jenazah diberangkatkan ke Kampus UGM. Lantunan ayat-ayat suci Alquran dikumandangkan mengantarkan jenazah.
Ribuan pelayat memadati rumah duka. Sejumlah pengurus Partai Gerindra terlihat hadir yakni Sekjen Ahmad Muzani dan Wakil Ketua Umum Fadli Zon.

Sambutan dari perwakilan keluarga disampaikan oleh Samidi. “Saya mewakili keluarga besar Bapak Prof Suhardi mengucapkan Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Rajiun," ungkapnya.

Samidi menyampaikan riwayat perjalanan hidup Suhardi, sejak dari lahir di Trucuk, Klaten, Jawa Tengah, riwayat pendidikan, hingga perjalanan karier sebagai pengajar hingga akhir hayatnya. Usai disemayamkan di Kampus UGM, Suhardi akan dimakamkan di kompleks pemakaman dosen UGM.

Penghargaan untuk Suhardi

1967 : Juara Umum SMP Negeri Cawas Klaten

1970 : Juara Umum STM Pertanian Delanggu

1990 : Dosen Teladan I , Fakultas Kehutanan UGM

1996 : Research Awards for Foreign Specialist FFPRI, Japan

1998 : Satya Lencana Karya Satya

1999 : Pelopor Pemanfaatan Ketela dari Menteri Pariwisata RI

2000 : International Foundation Indonesian Development Award

2007 : Pengendara sepeda penghargaan dari Sultan HB X

2007 : SFRT SEARCA Award for Optimization of Casuarina Equisetifolia sp for Food Security (27 November 2007)

Putra Putri Suhardi

  1. Nana  mahasiswi Fisipol HI UGM
  2. Fajar  mahasiswa Fakultas TP UGM
  3. Anto siswa SMAN I  Yogyakarta.

Penulis
Kategori Demokrasi, Pendidikan

←LamaBaru →