Ghobro » info

Penaklukan Singapura oleh Majapahit

Dimuat
Komentar Tak-satupun

Singapura ditaklukkan oleh Majapahit selepas penaklukan Pasai, Jambi dan Palembang. Takluknya Singapura ini diceritakan dalam Sejarah Melayu.

Raja Iskandarsyah menghukum gundik

Raja Iskandarsyah terhasut oleh gundik-gundiknya. Gundiknya kesayangannya dipercanggaikan di ujung pasar.

Gundik tersebut adalah putri seorang pedayangan Palembang. Ayah putri asli Singapura, namanya Sang Rajuna Tapa. Saat itu, dia menjabat sebagai Penghulu Bendahari.

Sang Rajuna Tapa sangat malu. Keluhnya, “Jika sungguh sekalipun anak Hamba berbuat jahat, bunuhlah ia; mengapakah diberi malu demikian?"

Sang Rajuna Tapa kemudian berkirim surat ke Betara Majapahit, “Sang Rajuna Tapa. bendahari Raja Singapura empunya sembah kepada Betara Majapahit, jikalau Betara hendak mengalahkan Singapura, segeralah datang; Hamba ada belot dalam negeri."

Tidak membuang kesempatan, mengirim Demang Mangkunegara dengan kelengkapan dua ratus jung dengan armada dua keti rakyat Jawa.

Kehabisan beras

Rakyat Jawa secara tiba-tiba naik mengepung kota Singapura.Persimbahan darah kemudian terjadi. Patahlah perang orang Singapura. Sekaliannya undur ke dalam kota.

Sebulan lamanya, rakyat Singapura bertahan di dalam kota. Sang Rajuna Tapa berkata beras telah habis. Raja Iskandarsyah bertitah, “Cari barang siapa yang ada berjual, jangan ditawar lagi." Tetapi secupak pun tiada orang berjual.

Kota Singapura terbuka

Rakyat Singapura pun letihlah. Tidak ada yang kuat mengangkat senjata lagi.

Kesempatan baik tidak dilepaskan Sang Rajuna Tapa. Pada waktu malam dibukanya pintu kota. Masuklah rakyat Jawa.

Raja Iskandar berlepas ke darat, membuat negeri Melaka

Raja Iskandar dengan segala menteri, hulubalang, sida-sida bentara dilepas rakyat ke Seletar. Jawa pun kembalilah dengan kemenangannya.

Raja Iskandar terpaksa membuka negeri baru. Di antara negeri-negeri yang dicobanya adalah : Biawak Busuk di dekat Hulu Muar. Dinamai demikian, karena ketika malam banyak biawak datang, siangnya dibunuh orang sehingga bertumpuk-tumpuk mayat biawak membusuk.

Selepas Biawak Busuk, dibuka negeri di dekat Serupang Ujung. Negeri yang dibuka disebut Kota Buruk. Dinamai demikian karena apabila malam menjadi buruk.

Selepas itu baginda meninggalkan seorang menteri di Seriing Ujung.  Kemudian sampailah raja ke Kuala Bertam. Raja duduk di bawah kayu Melaka, menyaksikan fenomena ganjil, anjing dihambat pelanduk. Titah raja, “Baik tempat ini diperbuat negeri, anjing alah oleh pelanduk; jikalau orangnya betapa lagi?"

Sembah Orang-orang besar : “Benarlah seperti titah duli tuanku itu."

Setelah ditebas, berbuat negeri, baginda bertitah, "Apa nama kayu itu?"

Sembah orang, "Kayu Melaka namanya, tuanku,"

Titah Raja Iskandar,"Jika demikian, Melakalah nama negeri ini."

Sang Rajuna Tapa menjadi batu

Menurut Sejarah Melayu, “Adapun akan Sang Rajuna Tapa, dengan takdir Allah Taala menunjukkan kuasa-Nya, baharu hendak mengambil beras, tiba-tiba rengkiang beras itu pun berbalik, jatuh ke parit, kaki tiangnya ke atas dan bumbungnya ke bawah; Sang Rajuna Tapa pun jatuh tersungkur di Terigah parit itu, laki bini menjadi batu; ada datang sekarang dengan beras itu. "

=======================

Bagaimana selanjutnya?

Daftar Isi Sejarah Melayu

=======================

Terkait

Riwayat Minangkabau menurut Hikayat Pasai

Penulis
Kategori Sejarah, Hikayat

←LamaBaru →