Ghobro » info

Persaingan Aceh dan Banten sebagai pusat perdagangan lada

Dimuat
Komentar Tak-satupun

Pada tahun 1511, Malaka jatuh ke tangan Portugis. Dengan jatuhnya Malaka, timbul peluang Aceh, Mataram dan Makassar sebagai emporium baru. Pada tahun 1600-1700 ketiga kerajaan tersebut, Aceh, Mataram dan Makassar gencar mengadakan perluasan.Masa tersebut dimulai dengan perebutan posisi emporium pengganti Malaka. Aceh dan Banten berusaha mengambil posisi Malaka karena pedagang Muslim menghindari Malaka.

Peristiwa yang berkaitan dalam masa-masa itu sebagai berikut:

  1. Aceh menguasai Pedir,Pasai, Deli dan Aru di Sumatera Timur.
  2. Ekspansi Aceh ke Jambi (1615) menghadapi perlawananan dari persekutuan Johor, Indragiri,Siak dan Palembang. Jambi merupakan pengekspor lada utama yang menjadi pasokan utama Patani dan Malaka. Lada berasal dari Minangkabau yang diangkut melalui Sungai Indragiri, Kampar dan Batanghari. Jambi adalah menggantungkan kebutuhan beras pada impor beras dari Jawa.
  3. Sebelum 1603 Aceh mengambil lada dari Patani, Kedah, Peir, Indragiri dan Jambi.
  4. Aceh berhasil menguasai Kedah, Perak, Pahang dan Johor di Semenanjung.
  5. Aceh menguasai Tiku, Pariaman dan Bengkulu di pantai barat Sumatera.
  6. Banten menampung pelarian dai Jawa Tengah dan Timur.
  7. Banten menarik lada dari Indrapura, Lampung dan Palembang.

Dengan jatuhnya Malaka, Aceh dan Banten bersaing menjadi pusat perdagangan lada.

Penulis
Kategori Sejarah, Siyasah

←LamaBaru →