Ghobro » info

Tanggapan negara-negara dunia atas serangan Israel ke Gaza Palestina

Dimuat
Komentar Tak-satupun

Sebagai respon Israel atas roket Hamas, Israel melancarkan serangan ke Gaza. Akibat serangan tersebut diberitakan 1.050 warga Palestina tewas. Apa tanggapan dari negara-negara dunia?

Sikap keras Turki memburukkan hubungannya dengan Israel

Pada hari Sabtu, 19 Juli 2014, Presiden Turki Abdullah Gul menyatakan seluruh rakyat Turki mengutuk serangan Israel ke Palestina. Sementara itu, Perdana Menteri Turki Tayyip Erdogan membandingkan serangan Israel dengan Nazi. Erdogan menuduh serangan Israel telah melampaui barbarisme Hitler. Erdogan juga menuduh Amerika Serikat telah membela taktik tidak proporsional Israel. Pernyataan Erdogan tersebut telah disampaikan oleh pemimpin Israel, Benyamin Netanyahu ke Menlu Amerika Serikat sebagai pernyataan yang sarat nuansa antisemitis.

Turki dan Israel adalah dua negara yang mempunyai hubungan sangat dekat, tetapi sikap keras Ankara terhadap kebijakan negara Yahudi tersebut terhadap Gaza memburukkan hubungan dua negara. Israel telah menarik diplomatnya dari Istambul. Kementerian Luar Negeri Israel juga menyarankan warganya untuk tidak bepergian ke Turki untuk urusan yang tidak esensial.

Pemimpin Iran dorong Palestina terus lawan Israel

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei, Kamis 24 Juli 2014, menyampaikan pernyataan yang mendorong Palestina untuk terus melawan Israel. “Salah satu cara untuk menghentikan rezim kurang ajar ini adalah melanjutkan perlawanan dan dan perjuangan bersenjata harus diperluas ke Tepi Barat”, kata Khamenei. Khamenei dan pemimpin Iran berjanji akan menghilangkan Israel dari peta dunia.

Kata mantan Waperdam Inggris, ulah Israel adalah kejahatan perang

Mantan Wakil Perdana Menteri Inggris, John Prescott, pada hari Minggu, 27 Juli 2014, menyatakan, “Sebuah negara yang menghantam rumah sakit, mengebom dan membunuh anak-anak dari kapal perang ketika mereka sedang bermain bola serta bertanggungjawab atas kematian lebih dari 1.000 orang dalam waktu dua pekan, pantas disebut Negara Firaun. Negara ini (Israel) seharusnya dikecam oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Amerika Serikat (AS) dan Inggris. Tetapi rangkaian protes justru diredam. Kecaman pun diperhalus. Dia (Netanyahu) benar dengan pembelaannya, tetapi seperti biasanya bagi Israel hal ini bukan cerita keseluruhan. Tindakan militer yang seharusnya mengarah ke Hamas, secara brutal dilontarkan kepada warga Gaza. Serangan yang tidak terarah tersebut, tentunya pantas menyebut Israel melakukan kejahatan perang.”

Warga Gaza menurut Prescott, dibiarkan hidup seperti tahanan di balik tembok dan pagar. Mereka tidak bisa menyelamatkan dirinya dari pengeboman. Blokade ekonomi Israel telah memaksa warga Palestina jatuh dalam kemiskinan.

Hizbullah Lebanon dukung penuh Hamas

Pemimpin Hizbullah Lebanon, Sayyed Hasan Nasrallah, Sabtu, 26 Juli 2014, menyatakan, “Kami selalu dan akan selalu berdiri bagi warga dan gerakan perlawanan di Palestina. Kami beritahu kepada saudara-saudara kami di Gaza kami bersama dan ada di samping kalian, kami akan melakukan segalanya untuk kalian.”

Raja Yordania serukan perlindungan warga sipil Palestina

Raja Yordania, Abdullah II, Kamis 24 Juli 2014, menyerukan agar masyarakat internasional melindungi warga sipil Palestina dan menghentikan serangan Israel di Gaza. Abdullah mengatakan, agresi Israel akan menghasilkan lebih banyak bencana dan ketidakstabilan di Timur Tengah.

Penulis
Kategori Diplomasi, Ukhuwah

←LamaBaru →