sitti
Ninjau-ninjau facebook idblognetwork, sampai ke account facebook salah satu dari 3 founder idblognetwork yakni kukuhtw , programmer yang bersemboyan coding for fun, money will follow. Ada tautan menarik yang disukainya, yakni Membahas Ambisi Sitti Mengalahkan Google. Apa itu sitti?
Dalam tulisannya, Arham Haryadi menulis bahwa sitti memiliki kelebihan dibandingkan google, yakni memiliki kemampuan lebih dalam menampilkan contextual ads yang relevan dengan tulisan berbahasa lokal (bahasa Indonesia). Kalau hal ini benar, tentu saja sangat menguntungkan bagi blogger Indonesia, karena kebanyakan PPC lokal saat ini hanya menampilkan iklan yang sama pada setiap kategori. Dengan iklan yang relevan, peluang klik tentu akan meningkat.
Ukuran Banner
Memasuki halaman website sitti kita disuguhi menu Buat Slot Iklan Baru. Ada 10 ukuran iklan yang tersedia, yakni :
- 300 x 250.
- 336 x 250.
- 728 x 90.
- 160 x 600.
- 610 x 60.
- 300 x 160.
- 940 x 70.
- 520 x 70.
- 468 x 60.
- 250 x 250.
Cukup banyak, sayang tidak ada fit dalam 3 ukuran iklan yang saya setting di adqore, yakni 200 x 90, 120 x 600 dan 468 x 15.
Tampilan Iklan
Pada saat kita di dalam menu Buat Slot Baru atau pada menu Ganti Slot Anda, kita dapat mengkustomisasi warna latar belakang, warna border, warna judul iklan, warna url dan warna tulisan. Sayangnya, pengaturan warna hanya melalui pemilihan warna langsung. Kita tidak diperkenankan mengetikkan langsung kode warna. Hal ini tentu saja menyulitkan untuk menyesuaikan warna iklan dengan warna blog/web site kita.
Kategori Iklan
Adanya kategori iklan menyebabkan saya curiga, bahwa tulisan Arham Haryadi tadi tidak sepenuhnya benar. Oleh karenanya, saya mencoba menampilkan iklan sitti dan benar saja sitti tidak benar-benar menganalisis konten saya. Sepertinya, penampilan iklan sitti di blog hanyalah berdasarkan kategori yang kita pilih pada saat seting iklan, yakni salah satu dari 19 kategori yakni :
- Ekonomi
- Headline
- Hiburan
- Hukum
- Industri
- Internasional
- Jasa
- Kesehatan
- Lingkungan
- Nasional
- Olahraga
- Opini
- Otomotif
- Pendidikan
- Perbankan
- Perdagangan
- Politik
- Ragam
- Teknologi
Dilihat dari sini, sistem yang dipakai sepertinya meniru sistem bidvertiser, bedanya mungkin penentuan iklan dari bidvertiser.
Harga
Layanan ini sepertinya masih dalam masa uji coba. Kita tentu ingat dengan jubelink yang pernah gegap gempita namun dalam kenyataannya hingga sekarang menghilang entah ke mana. Salah satu indikatornya, belum ada informasi mengenai harga click dan data pembayaran. Padahal, meski baru launching, seharusnya pengelola sudah harus menampilkan berapa harga click kepada publisher. Transparansi itu sangat perlu sehingga publisher yang telah memasang script dari bidvertiser lain dapat mempertimbangkan apakah akan menggantinya dengan script dari sitti atau menambahkan sitti sebagai alternatif tambahan penghasilan atau tetap mempertahankan bidvertiser lama.
Berunsur mencurigakan
Salah satu jenis tipuan di internet adalah menampilkan sesuatu yang tidak tersedia. Apakah karena layanannya masih dalam tahap uji coba atau karena belum berhasil menciptakan script yang stabil, sitti belum mampu menghadirkan menu informasi rekening pada halaman websitenya. Padahal, instruksi tentang ini ditampilkan bagi calon pendaftar. Ini tentu saja akan mencurigakan bagi para publisher.
Hiperbolis yang berlebihan
Salah satu unsur tipuan yang terdapat pada layanan ini adalah hiperbolis yang berlebihan. Dalam halaman tentang sitti dinyatakan sitti didukung jutaan halaman web dan lebih dari 1.000 blog. Angka 1.000 blog mungkin saja tercapai, tetapi untuk mencapai 1.000.000 halaman itu agak kurang meyakinkan. Jika sitti didukung 1.000 blog, maka berarti setiap blognya memuat 1.000 posting. Hal ini rasanya tidak masuk akal, bagi layanan yang baru berdiri dan belum memiliki basic.
Tentu saja, kita tidak bisa membandingkannya dengan IDBLOGNETWORK. Meski baru berdiri, layanan ini dibangun dari Kumpulblogger yang telah memiliki publisher yang cukup banyak sebagai modal.
Jangan Terlalu Muluk-muluk
Hadirnya alternatif baru yang lebih menguntungkan tentu diharapkan oleh insan advertiser dan publisher indonesia. Tetapi promosi yang terlalu muluk dan berlebihan akan sangat menyakitkan apabila tidak sesuai dengan fakta.
Bahasa Affiliator
Pendiri sitti sepertinya telah terjebak dalam bahasa affiliator yang cenderung berlebih-lebihan. Oleh karenanya, sitti harus segera merealisasikan segala bahasa promosinya yang berlebihan tersebut.
Update (28-11-2010)
Setelah menjalankan beberapa saat, ungkapan bahwa sitti memiliki kemampuan seperti google baru terbukti. Ya, pertama script diinstall, sitti baru memunculkan iklan menuju halaman sitti, baru kemudian berangsur-angsur menganalisis konten sehingga menemukan ads yang cocok dengan konten.
27.11.2010. 16:14






