Hikmah hari raya
Sebentar lagi kita memasuki Idul Fitri 1432 H. Idul Fitri merupakan salah satu dari dua hari raya tahunan dirayakan umat Islam. Tetapi apakah hikmah dari hari raya tersebut?
Durarun Nasihini pengajian 71 menyatakan hikmah hari raya.
Ada ulama yang menjelaskan, bahwa hikmah di balik yang terkandung di dalam hari raya di dunia sekarang ini adalah merupakan penggugah/mengingatkan kita tentang adanya hari raya nanti di akherat. Mari kita perhatikan tingkah pola manusia, setengahnya ada yang berangkat dengan jalan kaki, ada yang berkendaraan, ada yang berpakaian bagus atau bukan dan setengahnya ada yang berpakaian kebesaran misalkan saja jas/jaket dan lain-lain, ada yang berpakaian sederhana, dan dari mereka ada pula yang bermain dan tertawa di tengah jalan, dan kemungkinan ada pula yang sedih menangis, maka semua itu menggugah ingatan kita nanti di hari Kiamat dalam menempuh perjalanan kita masing-masing.
Allah berfirman dalam Maryam 85-86:
Pada hari kiamat, kami kumpulkan orang-orang yang bertakwa ke hadirat Allah Yang Pengasih, sebagai perutusan. Dan Kami giring orang-rang yang berdosa ke dalam neraka dalam keadaan haus.
Dan firmanNya dalam An-Naba' 18:
Yaitu pada hari terompet ditiup, lalu kamu datang berbondong-bondong.
Dan firmanNYa dalam Ali Imran 106:
Pada hari Kiamat ada yang bermuka putih dan ada pula yang bermuka hitam.
Karena itu, ada yang menuturkan bahwa hari raya adalah merupakan musibah bagi anak-anak yatim dan bagi sementara mereka yang punya keluarga sudah meninggal.
27.08.2011. 20:36






