Ghobro » kritik

Aksi, demo dan turun jalan mengiringi Sidang PHPU Sengketa Pilpres di MK

Dimuat
Komentar Tak-satupun

Sidang sengketa MK telah digelar. Menjelang keluarnya hasil PHPU tersebut sejumlah aksi telah digelar. Apa-apa saja aksi tersebut>

Front Anti Komunis demo di KPU Jatim

Front Anti Komunis (FAK) di bawah pimpinan koordinator Andre, hari Rabu 13 Agustus 2014, berunjuk rasa di Kantor KPU Jatim, Jalan Tenggilis Surabaya, menuntut pemilihan presiden ulang yang bersih dari DPT yang berisi pemilih siluman dan pemilih oplosan. FAK juga menuntut pidanakan Bawaslu Pusat dan Bawaslu daerah yang terlibat kejahatan pilpres. FAK juga menuntut pidana kepala daerah yang terlibat kejahatan pilpres. FAK juga menuntut pidanakan Ketua dan Komisioner KPU Pusat serta meminta MK mendiskualifikasi hasil pilpres 2014 karena lembaga penyelenggara pemilu : KPU dan Bawaslu tidak independen.

Massa Comunitas Masyarakat Independen demo Panwaslu Solo

Comunitas Masyarakat Independen (CMI) di bawah pimpinan koordinator Supardi, hari Rabu 13 Agustus 2014, berunjuk rasa di Kantor Panwaslu Solo, menuntut Panwaslu menangkap penyelenggara pemilu presiden 2014 (KPU) yang melakukan praktik kecurangan di antaranya pemilih fiktif. Massa mengkritisi kinerja Panwaslu yang kurang maksimal sehingga banyak kecurangan yang luput.

Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi Malang demo di Balai Kota Malang

Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi Malang di bawah pimpinan koordinator Asdin, Selasa, 12 Agustus 2014 berunjuk rasa di depan Balai Kota Malang Jawa Timur menuntut digelarnya Pemilihan Presiden ulang. Massa berkumpul di Stadion Gajayana dan melakukan long march yang membawa poster kecaman kepada KPU. Spanduk putih bertuliskan Tangkap Ketua KPU dalang kisruh pilpres 2014 dan keranda mayat sebagai simbol demokrasi yang mati. Massa juga membakar poster Ketua KPU Husni Kamil Manik menuntut presiden SBY mencopot Ketua KPU karena pemilu ulang adalah solusi untuk menjaga stabilitas NKRI. Asdin, koordinator aksi juga menyebutkan bahwa proses demokrasi Indonesia ada campur tangan asing.

Masyarakat Peduli Pemilu Bersih (MP2B) Bandung menempeli Gedung KPU Jabar Poster Kecaman

Masyarakat Peduli Pemilu Bersih (MP2B) dengan juru bicara Ismail, Rabu 13 Agustus 2014 mengulangi kembali aksinya. Aksi pertama digelar Senin, 10 Agustus 2014. Mereka menyampaikan tiga tuntuan:

  1. Penegakan amanat konstitusi dan Undang-Undang pelaksanaan pemilu
  2. Usir dan adili oknum KPU yang menyimpang dari aturan
  3. KPU dan Bawaslu harus bertanggung jawab atas proses pemilu yang jujur

Aliansi Penyelamat Pemilu (APP) serukan relawan Prabowo-Hatta turun ke jalan

Aliansi Penyelamat Pemilu (APP) di bawah pimpinan koordinator Andre Rosiade, Rabu 13 Agustus 2014  di Gedung MK menyerukan relawan Prabowo – Hatta agar turun ke jalan pada hari Jumat, 16 Agustus 2014.  Sidang perlu dikawal agar Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) berdasarkan bukti-bukti kecurangan dalam Pilpres dapat mengabulkan tuntutan pemohon.

Penulis
Kategori Demokrasi, Hukum

←LamaBaru →