Ghobro » kritik

Pengaruh Erdogan sebagai muslim di dunia

Dimuat
Komentar Tak-satupun

The Royal Islamic Strategic Studies Centre, Jordania telah mengumumkan Recep Tayyip Erdogan sebagai muslim paling berpengaruh di dunia pada tahun 2014. Apa pengaruh Erdogan?

Pengaruh Erdogan

Ada empat pengaruh Erdogan yang penting bagi dunia Islam, yakni :

  1. Keberhasilan Erdogan menjadikan Turki sebagai model acuan banyak negara Islam.
  2. Erdogan populer sebagai reformis.
  3. Erdogan populer sebagai mediator.
  4. Erdogan berperan di Dunia Arab.
  5. Erdogan membawa hubungan luar negeri Turki ke dalam perspektif global.

Profil Erdogan

Recep Tayyip Erdogan lahir di Istanbul, 26 Februari 1954 dari ayah yang penjaga pantai di Angkatan Laut.  Sebelum berusia 13 tahun, Erdogan besar di Rize pesisir Laut Hitam. Belajar di Sekolah Imam Hatip, sebuah sekolah agama, Erdogan kemudian melanjutkan ke Universitas Marmara dengan spesialisasi Ekonomi dan Bisnis. Pada usia 16 tahun, menjadi pemain sepakbola semiprofesional dan bekerja di perusahaan angkutan di Istanbul.

Erdogan memasuki Partai Keselamatan Nasional (Milli Selâmet Partisi ), partai pimpinan Prof. Necmettin Erbakan yang berhaluan Islam. Kemenangan partai ini dibatalkan melalui kudeta militer 12 September 1980 dan partai ini dibubarkan. Setelah pulih demokrasi pada 1983, mantan kader partai ini mendirikan Partai Kesejahteraan (Refah Partisi). Tahun 1985, Erdogan menjadi ketua partai ini untuk provinsi Istanbul. Erdogan kemudian mengikuti pemilihan wali kota Istanbul untuk wilayah kosmopolitan Beyoglu.

Pada tahun 1991, Partai Kesejahteraan melampaui ambang 10%. Erdogan terpilih sebagai anggota parlemen dari Provinsi Istanbul dalam Dewan Nasional Agung  Tetapi kursi Erdogan dicabut oleh Komisi Pemilihan Pusat. Pada 27 Maret 1994, Partai Kesejahteraan menjadi partai terbesar di Turki, Erdogan kemudian menjadi Walikota Istanbul Raya (27 Maret 1994 – 6 November 1998) serta Presiden dari Dewan Metropolitan Istanbul Raya. Erdogan kemudian populer sebagai walikota berprestasi.

Pada Agustus 2001, Erdogan mendeklarasikan Partai Keadilan dan Pembangunan (Adalet ve Kalkinma Partisi/AKP) yang berhaluan Islam yang berhasil memenangkan Pemilu 3 November 2002 dengan 34,1 persen suara. Tetapi Presiden Ahmet Necdet Sezer menunjuk Abdullah Gul, Wakil Ketua AKP sebagai perdana menteri. Erdogan menjadi anggota parlemen (9 Maret 2003 – 22 Juli 2007) dan perdana menteri pada tahun 2003 (14 Maret 2003 – 28 Agustus 2014). Pada tanggal 10 Agustus 2014, dengan adanya perubahan konstitusi diadakan pemilu presiden. Erdogan berhasil memenangkan pemilu dengan suara 52% dan kemudian dilantik menjadi Presiden Turki tanggal 28 Agustus 2014.

Keberhasilan Erdogan

Selama Erdogan menjabat Perdana Menteri Turki, Turki mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat. Erdogan juga berhasil melakukan reformasi konstitusi. Erdogan juga berhasil membangkitkan Turki sebagai kekuatan global utama.

Erdogan sebagai reformis

Pada September 2010, 58% pemilih mendukung reformasi konstitusi Erdogan dalam referendum. Konstitusi Turki menjadi selaras dengan standar Uni Eropa untuk keanggotaan Uni Eropa. Erdogan memulai inisiatif terobolan dalam sejumlah langkah demokratis peradilan, isu Kurdi, minoritas non-Muslim, Alawi, kebebasan pers, asosiasi politik yang bebas, toleransi nol untuk penyiksaan dan perjuangan melawan upaya kudeta.

Erdogan sebagai mediator

Erdogan menekankan peran Turki sebagai mediator dan jembatan antara budaya dan peradaban. Bersama Presiden Spanyol Jose Luis Rodriguez Zapatero, Erdogan mendirikan inisiatif Aliansi Peradaban PBB yang menjadi forum utama dialog dan kerjasama internasional, antar budaya dan antar agama. Hal ini mengembangkan hubungan yang lebih dalam antara Dunia Arab, Balkan, Kaukasus dan Asia Tengah.

Peran Erdogan di Dunia Arab

Selama pemberontakan Musim Semi Arab, Erdogan bersama pejabat tinggi lainnya mengunjungi Tunisia, Mesir dan Libya pasca revolusi untuk menunjukkan dukungan bagi kelanjutan transisi menuju demokrasi. Erdogan bersuara keras mengenai blokade Israel di Gaza. Erdogan berani mengambil tindakan pembekuan kerjasama politik dan militer dengan Israel.

Kebangkitan Perspektif global Hubungan Luar Negeri Turki

Di bawah Erdogan, hubungan luar negeri Turki telah mengambil perspektif global, dimulai dengan penerapan kebijakan tetangga baik pada bulan Agustus 2009. Turki fokus pada hubungan kuat dengan 7 negara tetangga yang berbatasan terutama Yunani dan negara-negara yang berbatasan dengan Laut Hitam. Di Afrika membuka 20 lebih kedutaan dan konsulat baru. Pada kelaparan dan kekeringan Somalia 2011, selain memberikan bantuan, Turki menjadi negara pertama di luar Afrika yang berkunjung setelah dua dasawarsa. Turki memiliki 45% hubungan perdagangan dengan dunia Eropa, mengembangkan hubungan perdagangan yang kuat dengan daerah lain dan menarik investasi.

Tanda-tanda Penurunan Pengaruh Erdogan

Menurut The Royal Islamic Strategic Studies Centre, Jordania , pengaruh Erdogan mengalami penurunan baru-baru ini sebagai akibat respon pemerintah atas protes Taksim Square. Menurut The Royal Islamic Strategic Studies Centre, Jordania , Kredibilitasnya juga menurun sebagai akibat kritik kerasnya pada Syeikh Al Azhar yang mendukung penggulingan presiden Mursi. 

Penulis
Kategori Diplomasi, Hikmah

←LamaBaru →