PSPS
Akhirnya terjungkal lagi ke Divisi Satu PSPS grup kebanggaan masyarakat Riau di sela-sela menaiknya Persemai. Beberapa tahun yang lalu ketika PSPS berlaga di Divisi Utama, tidak sedikit dana yang dikeluarkan. Dengan pongahnya PSPS pernah menjadi pembeli pemain termahal, pelatih termahal, tetapi semua itu tidak ada hasilnya --- secara olah raga ---.
Tapi dari sedikit perjalanan tersebut, seperti yang dinyatakan mantan Gubri, PSPS membuat orang tahu di mana itu Pekanbaru. Inilah nilai non materil yang dicapai di samping kebanggaan. Kebanggaan bahwa Riau yang dulunya tidak apa-apa sekarang sudah dapat diperhitungkan.
Kita berharap sekali PSPS bangkit kembali. Tetapi sayang, hingga sekarang manajemennya masih berantakan, sementara para pengurus PSPS pun kelihatan seperti tidak peduli. Satu per satu pemain PSPS pun lepas, bahkan termasuk yang asli Riau sekali pun. Apakah yang terjadi?
Artikel ini diposting ulang dari http://ttg-ora.blogspot.com/2005/10/psps.html
18.10.2007. 17:56






