Keluarga Zainal Abidin, Keluarga Politikus yang beruntung
Satu keluarga memiliki dua caleg. Bagi yang terbiasa berhitung matematis, itu namanya kebodohan. Suara akan pecah. Itu logikanya. Tapi politik adalah seni kemungkinan. Yang tidak mungkin jadi mungkin demikian pula sebaliknya. Keluarga Zainal Abidin dari Pasuruan telah membuktikannya. Empat bersaudara kandung dan satu ipar bertanding dalam pemilu dan kelima-limanya terpilih.
Keluarga Zainal Abidin semula hanyalah peternak sapi perah, sementara ibunya hanyalah seorang pengusaha katering. Keuletan keluarga Zainal Abidin dalam beternak sapi mengantarkannya menjadi pengurus koperasi susu dengan berbagai prestasi.
Dari pengalaman memimpin para peternak sapi perah dengan berbagai permasalahannya itulah yang kemudian mendorong keluarga Zainal Abidin maju menjadi seorang legislator dengan harapan akan bisa lebih memperjuangkan nasib para peternak lebih maju lagi.
Berbekal restu dari sang bunda yang menjanda, Siti Rohmah, keempat adik beradik dan seorang ipar itu maju sebagai caleg dari partai yang berbeda-beda. Rias Nawang Kartika dari PDIP, Rias Judika Prastika dan suaminya Udik Januantoro dari Golkar, Amir Ragil dari PKB dan Evi Zainal Abidin dari Demokrat. Rias Nawang, Udik Januantoro, Amir Ragil dan Evi Zainal Abidin berangkat dari Dapil V Pasuruan, sementara Rias Judika Prastika dari Dapil I Pasuruan.
Perolehan suara mereka dari perhitungan suara sudah hampir mencapai BPP (Bilangan Pembagi Pemilu) yang berjumlah 13.897 suara. Mereka menjadi pengumpul suara terbanyak di partainya masing-masing. Evi (Rias Adiah Elviano) memperoleh 12.887 suara. Ragil memperoleh 9.744 suara dan Nawang memperoleh 2.929 suara.
Dengan perolehan suara tersebut, pantaslah keluarga ini menjadi keluarga dewan.
27.04.2009. 16:21






