Ghobro » pribadi

Fungsi Musibah bagi Hamba

Dimuat
Komentar Tak-satupun

Anda caleg yang gagal? Ribuan yang bersama anda.

Anda tidak habis pikir, anda berniat baik. Ingin mengubah bangsa dan daerah anda. Segudang idealisme anda seperti runtuh.

Anda telah banyak berbuat baik. Tetapi semua orang seakan-akan melupakannya.

Anda memiliki banyak keluarga dan sahabat. Tetapi kemana mereka ketika anda membutuhkannya.

Anda telah mengeluarkan uang yang banyak, tetapi semuanya habis ke mana?

Semua hal ini adalah musibah. Padahal anda merasa seorang bertaqwa. Lalu kenapa anda diberi musibah, sedangkan orang-orang yang sepertinya berlumur dosa, seakan-akan selalu menerima karunia. Apakah Tuhan tidak adil kepada anda?

Allah SWT maha pengasih lagi maha penyayang. Musibah timbul karena kasih sayangnya.

Syaikh Muhammad Bakhiet al Banjari, guru besar dari Kalimantan menjelaskan beberapa fungsi musibah bagi hamba. Di antara fungsi musibah yang dijelaskan adalah :

  1. Menghapuskan dosa
  2. Menghindari musibah yang lebih besar
  3. Mendatangkan karunia yang lebih besar

Setiap kali seorang hamba ditimpa musibah, gugurlah sebagian dosanya. Di antara musibah yang dihadapi seorang hamba adalah sakaratul maut, sakit yang diderita pada sakaratul maut dapat menyebabkan seorang hamba masuk ke dalam akhirat dalam keadaan bersih dari dosa. Sebagai manusia, kita tidak luput dari kesalahan-kesalahan, apa kesalahan kita, kita sendirilah yang menyadarinya, maka gagal dalam pemilihan, barangkali ada tebusan dari kesalahan tersebut.

Tidak terpilih adalah musibah bagi anda, tetapi barang kali ini menghindarkan anda dari musibah yang lebih besar. Bisa jadi, jika anda duduk sebagai anggota dewan saat ini, anda menjadi salah satu sasaran KPK, yang artinya musibah yang jauh lebih besar.

Ketika anda berusaha menjadi politisi yang baik, barangkali anda menelantarkan usaha anda. Anda terlalu banyak berbuat baik yang tidak sesuai dengan naluri bisnis. Gagal dalam pemilu bisa jadi menimbulkan sakit hati kepada anda, karena usaha baik anda ternyata tidak dihargai. Dan anda mulai berhitung-hitung, dan menjadi seorang pengusaha yang betul-betul menjalankan prinsip bisnis. Bisa jadi, ini akan memicu pertumbuhan usaha anda.

Apa pun, musibah adalah timbul dari kasih sayang Tuhan.

“Tidak akan ditimpa kesusahan seorang hamba, melainkan menurut kadar kemampuannya.

Sesungguhnya, di balik kesukaran, ada kemudahan”.

Penulis
Kategori Hikmah

←LamaBaru →