Ghobro » saran

Siapakah Raja Suran

Dimuat
Komentar Tak-satupun

Sejarah Melayu menyebutkan bahwa Nila Pahlawan ( raja Pagaruyung), Krisyna Pandita (raja Tanjungpura) dan Nila Utama (raja Tigabuana : Palembang, Bintan, Singapura) serta Citramsyah (raja Belambang Majut / Bengkulu) sebagai putra Raja Suran. Siapakah Raja Suran?

Raja Suran diperkirakan adalah Rajendra Chola I, yang memerintah Kerajaan Chola 1014 – 1044.

  1. Beliau adalah penakluk keseluruhan Srilanka dengan menangkap perhiasan regal dari Pandya yang coba ditangkap oleh Parantaka I, dan menawan Raja Sinhala : Raja Mahinda V. Rajendra menunjuk putranya Jatavarman Sundara Chola-Pandya sebagai raja muda untuk Chera dan Pandya dengan istana di Madurai.
  2. Mempertahankan kekuasaannya atas Chalukya dengan menaklukkan Jayasimha II (raja Chalukya barat yang mencoba melepaskan diri) dan Vijayadiya yang mengklaim tahta Chalukya timur dari Rajaraja Narendra (keponakan Rajendra Chola dari pernikahan puteri Chola Kundavai dengan Vimaladitya).
  3. Tahun 1019, Rajendra Chola melalui Kalinga menuju sungai Gangga. Mengalahkan Mahipala, raja kerajaan Pala (Bengala.) Mengalahkan Dharmapala dari Dhandabukti, penguasa terakhir Dinasti Kamboja Pala. Ke Bengala Timur, mengalahkan Govindachandra dari Dinasti Chandra, dan menyerbu daerah Bastar.
  4. Tahun 1025 menyerang Raja Sangrama Vijayatunggawarman, melucuti Kadaram, Pannai dan Malaiyur. Juga menyerang Tambralingga dan Langkasuka. Menguasai pelabuhan Ligor, Kedah dan Tumasik. Ekspansi ini diikuti perluasan asosiasi perdagangan Tamil Manigramam, Ayyavole dan Ainnurruvar ke Asia Tenggara.

Kisah penaklukan ke Asia Tenggara tersebut disebutkan dalam Sejarah Melayu bahwa Raja Suran menaklukkan Kerajaan Ganggadewa di Perak dan Kerajaan Langgiu di hulu Johor.

Pendirian Kota

Dalam sejarah Melayu disebutkan Raja Suran adalah pendiri kota Bijayanegara (sekarang Hampi di Karnataka). Pada masa Malaka, Wijayanegara adalah kota terbesar kedua di Asia setelah kota Nanking Cina. Wijayanegara didirikan oleh putra Bhavana Sangama (ditawan oleh Sultan Turki Deli : Muhammad bin Tughlaq) yakni Harihara I dan Bukka Raya I. Keduanya, berpindah dari Islam ke Hindu dengan dukungan pendeta Vidnyaranya dari kuil Sringeri dan berhasil membentuk kerajaan Wijayanegara yang besar.

Sementara Rajendra Chola I juga adalah pembangun kota besar yakni kota Gongaikondacholapuram (saat ini desa kecil di district Ariyalur, Tamil Nadu) dan Kuil Brihadiswara yang mirip dengan kuil Brihadiswara di Thanjavur.

Tiga putra

Sejarah Melayu menyebutkan ada tiga putra raja suran, yakni Citram Syah, Paladu Tani dan Nila Manam.

Rajendra Chola I memiliki tiga putra yang masing-masing meneruskannya menjadi raja:

  1. Kōpparakēsarivarman Rajadhiraja Chola I (penerus Rajendra Chola I) (1044 –1052).
  2. Rajendra Chola II (1052-1063)
  3. Virarajendra Chola (1063-1070) sebelumnya raja Muda di Eeelam, Srilanka.

Penulis
Kategori Sejarah, Hikayat

←LamaBaru →