Ghobro » tips

5 kiat berkomentar untuk membangun citra

Dimuat
Komentar Tak-satupun

Kesuksesan blog meraih trafik sehingga popularitasnya di dunia maya mengalahkan media resmi telah menyebabkan perubahan pandangan pada pengelola media. Pengelola media maya telah memperbaharui teknik dan manajemen kontennya menjadi lebih familiar di internet (search engine), membangun komunitas dan menerapkan berbagai kekuatan yang dimiliki blog pada situs mereka. Dengan perubahan itu, hanya blog besar yang mampu bersaing dengan media karena didukung SDM yang handal. Jaringan SDM yang dimiliki adalah kata kunci untuk keunggulan konten.

Blog adalah jaringan kait dan komentar

Tetapi blog memiliki perbedaan tersendiri dibandingkan media. Nuansa pribadi pada blog tidak tergantikan. Blog adalah salah satu media sosial yang memiliki keunggulan dalam pertemanan maya. Fitur itu adalah jaringan kait (link) dan komentar.

Komentar adalah untuk persahabatan

Ketika jaringan backlink dan komentar disalahgunakan untuk membangun lalu lintas yang tidak berkualitas, keresahan telah menyebabkan perubahan kebijakan pada Search Engine dan pada penyedia fitur komentar. Ada yang sampai membuang fitur tersebut dan ada yang melakukan perubahan sehingga tujuan berkomentar tidak tercapai. Penerapan ini telah menyebabkan banyaknya blog yang turun dari peredaran dan komentar pun mulai menurun drastis pada blog.

Tetapi, blogging murni tidak mati. Komentar pada jaringan blog dengan tujuan membangun persahabatan tetap berlanjut. Komentar pada blog yang menunjukkan sisi asli blogger menarik minat untuk yang sepaham untuk “mengukuhkan persahabatan” dengan “teman yang sependapat” dan “membangun komunikasi” dengan “teman yang tidak sependapat” karena blogging adalah “berbagi pendapat”.

5 kiat menulis komentar untuk membangun citra

Citra ada sebagai blogger dapat terbangun berdasarkan komentar pada blog lain, dengan kiat sebagai berikut:

  1. Fokus pada proses bukan hasil
  2. Perlakukan komentar seperti konten
  3. Bersikap baik dan akrab
  4. Berkomentar hanya pada blog yang relevan
  5. Berkomentar pada setiap posting baru

Antara proses dan hasil

Pada saat menulis komentar, blogger harus memokuskan diri pada proses membangun komentar yang berharga bukan pada hasilnya. Pikiran, perasaan dan tindakan dihadirkan untuk kualitas komentar, bukan bagaimana komentar tersebut akan menghasilkan nilai tambah pada blognya. Sebab, pelaksanaan (proses) yang baik pada akhirnya juga memberikan hasil yang baik.

Antara komentar dan konten

Komentar yang asal-asalan akan berbeda dengan yang dibuat dengan kerja cerdas. Komentator yang menuliskan 5 atau 6 paragraf menghasilkan komentar yang terlihat memiliki nilai yang sama dengan konten, menarik minat pembaca dan pemilik blog. Komentar tersebut menjadi pemberi nilai tambah bagi postingan. Ini akan diperhatikan oleh pemilik blog dan pembacanya.

Sikap baik dan akrab

Jika tidak setuju dengan pikiran sang blogger, bersikap manislah dan akui poin yang dibuat oleh blogger. Tujuan berkomentar adalah membangun persahabatan, dan jaga sikap persahabatan tersebut.

Sebutlah nama blogger itu dengan akrab di komentar. Menyebut nama adalah salah satu cara membangun keakraban.

Relevansi blog dan komentar

Persahabatan akan lebih mudah dibangun dengan orang-orang yang memiliki banyak persamaan. Oleh karenanya, semakin relevan blog yang dikomentari dengan blog anda, lebih mudah membangun persahabatan dengan blogger dan pembacanya. Jika blog anda tidak relevan dengan posting yang dikomentari, anda dapat dianggap orang aneh.

Keaktifan berkomentar

Pembaca atau pun pemilik blog cenderung hanya ingat kepada komentar yang terakhir. Dengan terus berkomentar pada setiap posting baru pada blog yang relevan, pembaca dan pemilik blog lebih mudah mengingat anda.

Penulis
Kategori Blog, Strategy

←LamaBaru →